Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal
TNI Maruli Simanjuntak saat meresmikan jembatan penghubung di wilayah Boronadu,
Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa (10/03/2026).
Sebelum adanya jembatan ini, aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, mengalami banyak kesulitan. Mereka harus menyeberangi sungai dengan membuka sepatu. Ketika hujan turun dan debit air meningkat, anak-anak bahkan tidak dapat pergi ke sekolah dan aktivitas masyarakat menjadi lumpuh.
“Ada 220 titik per hari ini yang sudah jadi pembangunan jembatan. Di daerah bencana ada 145 unit. Kalau yang akan dibangun dan sedang berproses ada 1.076. Jadi sekarang tiap hari ada saja jembatan yang jadi.” terang KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Jembatan yang diresmikan di Boronadu sebelumnya menjadi perhatian publik setelah kondisi akses penyeberangan warga dan anak sekolah di wilayah tersebut sempat viral di media sosial.
“Jadi kita akan membuat jembatan-jembatan ini serentak di seluruh Indonesia karena ini sudah perintah bapak presiden.sekarang saya hadir di pulau Nias untuk melihat langsung kendala kendala apa yang menjadi hambatan kedepan, seperti daerah lain yang akan kita bangun jembatan " ungkap KASAD.
Setelah mendapat perhatian pemerintah pusat, pembangunan jembatan kemudian dilakukan oleh TNI dan berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar dua bulan.
Yamisa Zebua, siswi yang sebelumnya memviralkan kondisi penyeberangan tersebut mengaku senang karena kini akses menuju sekolah menjadi lebih aman.
"Sekali lagi terimakasih bapak presiden Prabowo dan pak KASAD.Sekarang tidak basah basahan dan capek lagi kalau kesekolah atau menuju kampung." Ungkap Siswi SMK Boronadu ini.
"Cuma jalan kami masih hancur. Semalam kami juga
sudah menyampaikan kepada pak Prabowo sewaktu Zoom,selain itu kami sampaikan
bahwa kami ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi negari" ungkapnya
bersama dua rekan lain.
Pembangunan ini menjadi wujud nyata kepedulian
pemerintah dan TNI dalam membantu masyarakat serta mempercepat pembangunan
infrastruktur di wilayah terpencil demi kesejahteraan bersama. (Red)


Komentar0