Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Handal, dan Kolaboratif”, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja, khususnya di sektor energi.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menjadi momentum berkelanjutan dalam meningkatkan budaya keselamatan kerja di berbagai sektor.
“Pemerintah Kota Gunungsitoli mendukung penuh penerapan K3 serta terus menjalin koordinasi dan kerja sama yang baik dengan PT Pertamina dan seluruh OPD terkait, agar operasional di Fuel Terminal Gunungsitoli berjalan aman, lancar, dan optimal,” ujar Sowa’a Laoli.
Selain itu, Wali Kota juga mengimbau masyarakat agar tidak panik terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Ia memastikan stok BBM di wilayah Gunungsitoli dalam kondisi aman dan distribusi tetap berjalan lancar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Stok BBM masih aman dan distribusi berjalan dengan baik,” tambahnya.
Melalui momentum ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, sekaligus mendukung keberlanjutan operasional dan pembangunan daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Pelud Binaka Km 14, Desa Simaenaere, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan sejumlah instansi terkait, di antaranya Kapolres Nias, Dandim 0213/Nias, Manager PT PLN UP3 Nias, Danyonif TP 903/Baluse, perwakilan BRI Gunungsitoli, Kepala BPBD Kota Gunungsitoli, serta para undangan lainnya. (Iman Lase)


Komentar0