BSdlBSW0GUGoBSz9BSC7TfM9GA==

Dari Kumuh Dipoles Jadi Layak Huni, Sakharina Zalukhu: Terimakasih Pak Prabowo

Nias Utara | InfoFakta – Dinding papan mulai tegak berdiri di Desa Onozalukhu, Kecamatan Lahewa. Itu tanda harapan baru bagi Ibu Sakharina Zalukhu. Rumah Tidak Layak Huni miliknya yang dibangun Satgas Karya Bakti Kodim 0213/Nias kini mencapai progres 50 persen, Rabu 10 Juni 2026.

Ada cerita menarik di balik ukuran rumahnya. Data awal tercatat 9x6 meter, namun kini disesuaikan menjadi 7x6 meter. Perubahan ini dilakukan agar struktur lebih kokoh dan sesuai dengan kebutuhan keluarga Ibu Sakharina, dengan total luas 42 meter persegi yang sehat dan layak.

Hari Ini: Dinding Papan Dinaikkan Bersama

Fokus kegiatan hari ini adalah melanjutkan pemasangan dinding papan. Kayu Broti Simalambuo sebanyak 2,5 kubik dan papan 2 kubik mulai menutup rangka rumah. Suara martil dan gergaji bersahutan dengan semangat gotong royong.

Tak hanya kayu, material lain juga disiapkan matang: 360 batako, 20 sak semen, 7 pickup batu belah, dan 4 pickup kepala pasir. Semua untuk memastikan rumah Ibu Sakharina kuat, tidak bocor, dan nyaman ditinggali anak cucu.

10 Orang Turun Tangan: TNI Jadi Tukang, Warga Jadi Saudara

Pemandangan paling mengharukan ada di lokasi. Total 10 orang bahu-membahu: 2 personel Yon Zipur, 4 orang Yon TP, 1 Babinsa Koramil 05/Lahewa, dan 3 warga yang ikut kerja bakti.

Seragam loreng berbaur dengan baju warga. Ada yang ngaduk semen, ada yang ngukur pake meteran, ada yang narik benang biar dinding lurus. Raskan, sendok semen, sekop, dan angkong semua bergerak. Di sinilah arti kemanunggalan TNI-Rakyat benar-benar terlihat.

50 Persen, Artinya Separuh Mimpi Sudah Nyata.

Progres 50 persen artinya separuh jalan sudah dilewati. Pondasi sudah kuat, dinding sudah naik. Tinggal separuh lagi: atap, lantai, dan finishing agar rumah ini sempurna.

Program RTLH ini bukan sekadar bangun rumah. Ini tentang mengangkat martabat. Agar Ibu Sakharina Zalukhu bisa tidur nyenyak tanpa khawatir hujan bocor atau dinding lapuk. Agar anak-anaknya bisa belajar dengan layak.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dan kondisi dilaporkan aman terkendali. Tidak ada hal menonjol yang menghambat. Dokumentasi terlampir jadi bukti kerja nyata Satgas di lapangan. (Rilis)

Komentar0

Type above and press Enter to search.