Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., hadir langsung dalam kegiatan tersebut sekaligus memberikan apresiasi atas langkah BUMDes Sendroro yang telah mengembangkan budidaya cabai sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat desa.
Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Kota Gunungsitoli Darmawan Zagoto, S.P., Camat Gunungsitoli Barat Medianus Zebua, S.Pd., M.H., unsur Forkopimca, Kepala Desa beserta perangkat desa, Direktur BUMDes Sendroro, para penyuluh pertanian, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa panen perdana tersebut merupakan bukti nyata bahwa desa memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan dalam memenuhi kebutuhan pangan daerah.
“Ini adalah langkah yang sangat baik. Dari desa, kita bisa membangun ketahanan pangan dan secara bertahap mewujudkan kedaulatan pangan,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, Kota Gunungsitoli memiliki potensi lahan pertanian yang cukup besar dan subur. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan secara produktif agar masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan kebutuhan pokok dari luar daerah.
Wali Kota juga mendorong pemanfaatan 20 persen alokasi Dana Desa untuk program ketahanan pangan secara optimal dan tepat sasaran. Program tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat desa.
“Jangan sampai potensi yang ada di desa hanya menjadi potensi. Harus kita kelola dan dikembangkan sehingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap keberhasilan BUMDes Sendroro dalam mengembangkan tanaman cabai dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Kota Gunungsitoli. Setiap desa, kata dia, dapat mengembangkan komoditas sesuai dengan potensi dan kondisi wilayah masing-masing.
Selain cabai, berbagai komoditas pertanian seperti jagung, sayuran, timun, terung, maupun sektor peternakan dapat dikembangkan sebagai bagian dari program ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.
Wali Kota Beli Hasil Panen, Bentuk Dukungan Nyata
Tidak hanya memberikan apresiasi secara langsung, Wali Kota Sowa’a Laoli juga menunjukkan dukungan konkret terhadap hasil produksi masyarakat. Seusai kegiatan, Wali Kota turut mengikuti panen perdana bersama masyarakat dan membeli hasil panen cabai BUMDes Sendroro.
Sebagai bentuk dukungan terhadap petani dan pengelola BUMDes, Wali Kota bahkan memesan tambahan 10 kilogram cabai yang pembayarannya dilakukan secara langsung.
Aksi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena menunjukkan bahwa hasil produksi desa memiliki pasar dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah.
Melalui kegiatan panen perdana ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap semakin banyak desa yang mampu mengembangkan sektor pertanian secara produktif dan berkelanjutan.
Dengan pengelolaan yang baik, dukungan pemerintah, serta keterlibatan masyarakat, potensi desa diharapkan dapat menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan Gunungsitoli Hebat yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, dimulai dari desa. (Iman Lase)


Komentar0