Rumah DILAN Desa Ononamölö I Lot, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli Ny. Veny Sowa’a Laoli, Kamis (18/6/2026). Peresmian tersebut dirangkaikan dengan Monitoring Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Gunungsitoli Mario Otomosi Zebua, S.H., M.Si., Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Gunungsitoli Wilser Juliadi Napitupulu, Kepala BPS Kota Gunungsitoli Elijoi Naibaho, Camat Gunungsitoli Selatan Hondianus Harefa, Kepala Desa Ononamölö I Lot, serta jajaran TP PKK Kota Gunungsitoli, Kecamatan, dan Desa.
Rumah DILAN Jadi Ruang Belajar dan Berkarya
Dalam arahannya, Ny. Veny Sowa’a Laoli menjelaskan bahwa Rumah DILAN merupakan salah satu inovasi TP PKK yang dirancang sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.
Keberadaan Rumah DILAN diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan nonformal sekaligus meningkatkan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi.
Berbagai kegiatan dapat dikembangkan di Rumah DILAN, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), program kejar paket, pelatihan tata boga, tata busana, kerajinan tangan, salon, hingga literasi digital.
Menurutnya, keterampilan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga dapat membuka peluang usaha dan membantu masyarakat meningkatkan pendapatan keluarga.
“Rumah DILAN harus menjadi ruang yang hidup dan produktif. Tempat masyarakat belajar, mengembangkan keterampilan, sekaligus menemukan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Ny. Veny.
Ia menekankan bahwa Rumah DILAN harus dapat dimanfaatkan oleh berbagai kelompok masyarakat, termasuk perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas, dan generasi muda untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.
Tidak Sekadar Tempat Pelatihan
Lebih jauh, Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli berharap Rumah DILAN tidak berhenti sebagai tempat pelatihan dan pembelajaran. Fasilitas tersebut juga diharapkan berkembang menjadi pusat promosi dan pemasaran produk unggulan desa.
Dengan demikian, keterampilan yang diperoleh masyarakat dapat berlanjut menjadi kegiatan ekonomi produktif.
Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan komitmen bersama, dukungan pemerintah desa, serta kolaborasi lintas sektor agar keberadaan Rumah DILAN benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kalau keterampilan sudah ada, produknya ada, kita juga harus memikirkan bagaimana produk tersebut dipasarkan. Karena itu, Rumah DILAN diharapkan bisa menjadi salah satu wadah untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk masyarakat,” katanya.
Usai memberikan arahan, Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli secara resmi membuka Rumah Pendidikan dan Keterampilan DILAN Desa Ononamölö I Lot untuk dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat.
Ia berharap Rumah DILAN dapat menjadi tempat lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas, keluarga yang semakin mandiri, serta pelaku usaha yang kreatif dan berdaya saing dalam mendukung terwujudnya Gunungsitoli Hebat.
Berbagai Bantuan Dukung Aktivitas Rumah DILAN
Sebagai bentuk dukungan terhadap operasional Rumah DILAN dan pemberdayaan masyarakat, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan berbagai bantuan dari perangkat daerah, instansi vertikal, dan mitra kerja.
Bantuan yang diserahkan antara lain rak buku kayu, buku bacaan, Alat Permainan Edukatif (APE), bibit pohon trembesi dan simalambuo, hand sealer untuk pengemasan produk UMKM, BKB Kit, peralatan pembuatan keripik, perlengkapan rumah produksi, media edukasi kesehatan, serta paket sembako bagi masyarakat.
Berbagai bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan pembelajaran, pengembangan keterampilan, sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat yang memanfaatkan Rumah DILAN.
Perkuat Ekonomi Keluarga melalui UP2K
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli bersama jajaran juga melaksanakan monitoring program UP2K PKK.
Monitoring tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan program sekaligus memastikan kegiatan pemberdayaan ekonomi keluarga berjalan secara optimal.
Melalui program UP2K, keluarga didorong untuk mengembangkan usaha produktif, meningkatkan pendapatan, dan membangun kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
Dengan hadirnya Rumah DILAN yang didukung program UP2K, TP PKK Kota Gunungsitoli berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan untuk belajar, berkarya, berwirausaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Rumah DILAN pun diharapkan bukan sekadar sebuah fasilitas, melainkan menjadi ruang tumbuh bagi masyarakat—tempat pengetahuan bertemu keterampilan, keterampilan berkembang menjadi usaha, dan usaha menjadi jalan menuju keluarga yang lebih mandiri. (Iman Lase)


Komentar0