BSdlBSW0GUGoBSz9BSC7TfM9GA==

Bekali Tenaga Kerja dengan Keterampilan Digital, Pemko Gunungsitoli Gandeng BBPVP Medan

Gunungsitoli | InfoFakta — Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Ketenagakerjaan menggandeng Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Program Tailor Made Training (TMT).

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika P. Laoly, di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Rabu (16/9/2026).

Program TMT dirancang sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri dengan memberikan dua kompetensi utama, yakni Content Marketing dan Optimalisasi Pemasaran melalui Media Sosial. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal peserta untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Sekda Kota Gunungsitoli mengatakan, perkembangan teknologi telah mengubah kebutuhan dunia kerja sehingga tenaga kerja harus memiliki kompetensi yang relevan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan digital.

“Pelatihan ini berbasis kompetensi, artinya memiliki standar kompetensi yang jelas, instruktur yang tersertifikasi, serta diakhiri dengan uji kompetensi dan sertifikasi kompetensi. Tujuannya bukan sekadar meluluskan peserta, tetapi memastikan peserta benar-benar memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja,” ujarnya.

Ia mendorong peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menguasai keterampilan pemasaran digital.

“Peserta ditargetkan menjadi pribadi yang kompeten dan mandiri. Keterampilan adalah ijazah seumur hidup. Ijazah bisa lapuk dimakan waktu, tetapi keterampilan akan terus menghidupi pemiliknya sepanjang hayat,” pesannya.

Mewakili Kepala BBPVP Medan, Rohisma Pasaribu mengapresiasi kerja sama dengan Pemerintah Kota Gunungsitoli. Ia menekankan agar peserta tidak menjadikan sertifikat sebagai tujuan utama, melainkan memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai modal untuk bekerja maupun mengembangkan usaha.

Pelatihan berlangsung selama 25 hari pelatihan dan satu hari uji kompetensi, mulai 16 September hingga 16 Oktober 2026, dan dipusatkan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ziona Gunungsitoli.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli, Dafril Hulu, S.E., menyampaikan sebanyak 32 peserta mengikuti pelatihan yang terbagi dalam dua kelas. Peserta merupakan warga Kota Gunungsitoli yang telah melalui proses seleksi dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Selama pelatihan, peserta memperoleh fasilitas yang ditanggung BBPVP Medan, meliputi biaya pelatihan, makan siang, bantuan transportasi, seragam, modul, dan sertifikat pelatihan. Peserta yang dinyatakan kompeten juga berkesempatan memperoleh sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Kolaborasi Pemko Gunungsitoli dan BBPVP Medan ini diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Penguasaan keterampilan digital diharapkan dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Kegiatan pembukaan ditandai dengan penyerahan cinderamata dari Pemko Gunungsitoli kepada tim BBPVP Medan dan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Sekda Kota Gunungsitoli bersama Rohisma Pasaribu. (Iman Lase)

Komentar0

Type above and press Enter to search.