BSdlBSW0GUGoBSz9BSC7TfM9GA==

Pimpin Rapat Staf, Wali Kota Gunungsitoli Dorong Percepatan Program dan Jemput Peluang Pembangunan

Gunungsitoli | InfoFakta — Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, meminta seluruh perangkat daerah mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan serta lebih proaktif dalam menangkap peluang pembangunan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Arahan tersebut disampaikan Wali Kota saat memimpin Rapat Staf Pemerintah Kota Gunungsitoli yang berlangsung di Ruang Rapat Center Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Selasa (8/9/2026). Rapat dihadiri Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, kepala perangkat daerah, kepala bagian Setda, serta para camat se-Kota Gunungsitoli.

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa setiap program yang telah direncanakan harus segera diterjemahkan ke dalam langkah konkret. Perangkat daerah diminta tidak hanya fokus pada tahap perencanaan, tetapi memastikan seluruh proses pelaksanaan berjalan tepat waktu, terkoordinasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Wali Kota juga meminta setiap pimpinan perangkat daerah untuk lebih proaktif mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan kegiatan. Apabila ditemukan persoalan, koordinasi lintas perangkat daerah harus segera dilakukan agar penyelesaiannya tidak berlarut-larut.

“Yang paling penting adalah bagaimana program yang sudah direncanakan dapat segera dilaksanakan dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Karena itu, saya minta seluruh kepala OPD lebih proaktif dan jangan menunggu,” tegas Wali Kota.

Selain mempercepat program yang telah menjadi tanggung jawab masing-masing perangkat daerah, Wali Kota mendorong kepala OPD untuk lebih aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta kementerian/lembaga terkait.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk membuka peluang masuknya berbagai program pembangunan pemerintah pusat dan provinsi ke Kota Gunungsitoli. Perangkat daerah diharapkan mampu memanfaatkan jejaring komunikasi yang tersedia untuk memperoleh informasi, menyampaikan kebutuhan daerah, sekaligus mengawal peluang program hingga dapat direalisasikan.

“Sekarang ini banyak program dari provinsi dan pemerintah pusat. Saya berharap Bapak dan Ibu Kepala OPD aktif membuka komunikasi dan meningkatkan koordinasi. Penjemputan program tidak harus selalu dilakukan melalui perjalanan dinas luar daerah, tetapi bisa dimaksimalkan lewat jaringan komunikasi yang efektif,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga mengingatkan agar setiap usulan program yang diajukan kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat disusun secara matang dan berbasis kebutuhan daerah. Setiap usulan harus memiliki tujuan yang jelas, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta didukung gambaran dampak sosial dan ekonomi maupun indikator keberhasilan yang dapat diukur.

Dalam rapat tersebut, sejumlah program prioritas turut menjadi perhatian. Pada sektor kesehatan, formulasi program Puskesmas Rasa Rumah Sakit diminta segera dimantapkan dengan indikator pelayanan yang konkret. Kejelasan indikator tersebut diperlukan agar program dapat dilaksanakan secara terarah sekaligus menjadi pedoman dalam mengukur kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, pada sektor kelautan dan perikanan, Wali Kota meminta penerbitan Surat Keputusan Satuan Tugas Kampung Nelayan Merah Putih segera dirampungkan. Program tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir, termasuk pengembangan potensi budidaya perikanan lokal.

Pemerintah Kota Gunungsitoli juga terus mengawal peluang penetapan daerah sebagai penerima alokasi Program Sekolah Rakyat. Program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat.

Rapat staf tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyatukan langkah seluruh perangkat daerah dalam menjalankan agenda pembangunan. Percepatan pelaksanaan program, penguatan koordinasi lintas sektor, serta kemampuan merespons berbagai peluang dan tantangan menjadi bagian penting dalam memastikan target pembangunan dapat tercapai.

Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh tersusunnya perencanaan yang baik, tetapi juga oleh kecepatan dan kesungguhan dalam pelaksanaannya. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta membangun budaya kerja yang lebih proaktif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kota Gunungsitoli berkomitmen memastikan setiap program pembangunan dan pelayanan publik berjalan sesuai target serta memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat menuju Gunungsitoli yang hebat, maju, dan berdaya saing. (Iman Lase)

Komentar0

Type above and press Enter to search.